banner 970x250

PKBM Attaubah Cianjur Perkuat Mutu Pendidikan Warga Binaan melalui Pendampingan SPMI, Litnum dan Digitalisasi

CIANJUR– Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Attaubah Cianjur terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cianjur. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Tahun 2026.

PKBM Attaubah merupakan lembaga pendidikan nonformal yang menyelenggarakan layanan pendidikan kesetaraan di lingkungan pembinaan Lapas Cianjur.

Warga belajar di lembaga tersebut merupakan warga binaan yang mengikuti proses pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan, sebanyak lima orang dari PKBM Attaubah, terdiri dari satu kepala sekolah dan empat tutor, mengikuti kegiatan penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan literasi dan numerasi (litnum), serta penguatan digitalisasi pembelajaran.

Kepala PKBM Attaubah, Edi, menyampaikan  kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas pengelola dan tutor, sekaligus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.

“ Melalui penguatan SPMI, satuan pendidikan diharapkan mampu membangun budaya mutu secara berkelanjutan,” imbuhnya

. Sementara itu, penguatan literasi dan numerasi diarahkan untuk meningkatkan kemampuan warga belajar dalam memahami informasi, mengolah angka, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun penguatan digitalisasi pembelajaran diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan warga belajar.

Hasil Pelatihan Diimplementasikan kepada Warga Binaan

Kegiatan penguatan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi kepala sekolah dan tutor, tetapi juga diharapkan memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran di PKBM Attaubah.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para peserta selanjutnya akan diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran bagi warga binaan

“Dengan demikian, peningkatan kapasitas tenaga pendidik diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan mutu layanan pendidikan,” tegasnya.

Pemanfaatan BOS Kinerja 2026 menjadi salah satu upaya untuk mendorong satuan pendidikan meningkatkan kualitas pengelolaan dan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik.

Bagi PKBM Attaubah, pendidikan memiliki peran penting dalam membuka kesempatan bagi warga binaan untuk tetap memperoleh hak belajar.

Melalui layanan pendidikan kesetaraan yang berkualitas, warga binaan diharapkan dapat mengembangkan potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk menata masa depan.

Upaya tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik.(**)

banner 1131x1600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *