CIANJUR- Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti kegiatan pelepasan serta pentas seni peserta didik PKBM Sarbini di Kampung Kedung Desa Sumanah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya tahun ajaran 2025-2026, sekaligus momen istimewa bagi para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan pada berbagai jenjang.
Sebanyak 132 peserta didik dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Paket A setara sekolah dasar, Paket B setara sekolah menengah pertama, hingga Paket C setara sekolah menengah atas, secara resmi dilepas dalam agenda tahunan tersebut.
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi, Kepala Bidang Paud dan Pendidikan Nonformal Informal Disdikpora Cianjur, Ketua Forum PKBM, Deni Abdul Kholik serta Camat Cugenang, Kepala Desa Sukamanah dan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi menyampaikan apresiasi dan dedikasi dan komitmen PKBM Sarbini dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Ia mengaku sempat memiliki pandangan kritis terhadap keberadaan sejumlah PKBM yang dinilai belum sepenuhnya menjalankan fungsi pendidikan secara optimal.
“Jujur saya sampaikan, saya sempat melihat data dan berbicara dengan pihak-pihak yang terlibat. Banyak PKBM yang hanya menjadi modus. Namun, ketika saya datang ke PKBM Sarbini hari ini, Alhamdulillah, muncul rasa bangga dan optimistis. Mereka benar-benar memiliki niat dan sungguh-sungguh membantu saudara-saudara kita dalam memperoleh pendidikan,” ujar Abi Ramzi.
Menurut Abi Ramzi, PKBM memiliki peran penting sebagai alternatif lembaga pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal secara reguler.
Karena itu, ia berharap seluruh PKBM di Kabupaten Cianjur dapat menjalankan tugasnya dengan niat yang lurus, tulus, dan berorientasi pada kepentingan peserta didik.
“Saya berharap ke depan seluruh PKBM benar-benar lempeng niatnya, tulus dan ikhlas menjadi alternatif lembaga pendidikan bagi masyarakat,” katanya.
Pembina PKBM Sarbini, Indra Surya Pradana, mengatakan kegiatan pelepasan dan pentas seni tersebut menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan nonformal mampu menghadirkan proses pembelajaran yang setara dan berkualitas.
Menurut dia, peserta didik tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga diberi ruang untuk mengembangkan kepercayaan diri, kreativitas, dan bakat mereka.
“Pelepasan dan pentas seni ini menunjukkan hasil pembelajaran yang telah dijalani selama ini. Para peserta didik dapat memperlihatkan kemampuan dan potensi yang mereka miliki,” ujar Indra.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui berbagai penampilan seni dari peserta didik lintas jenjang. Pentas tersebut menjadi penutup manis perjalanan belajar mereka di PKBM Sarbini, sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan dapat tumbuh melalui suasana yang menggembirakan.
Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Cianjur dalam kegiatan tersebut.
Menurut Deni, kehadiran pimpinan daerah menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan nonformal, khususnya bagi lembaga PKBM di Kabupaten Cianjur.
“Kehadiran Wakil Bupati menjadi semangat bagi kami. Berbagai masukan yang disampaikan tentu sangat berharga sebagai bahan evaluasi dan perbaikan bagi seluruh PKBM di Kabupaten Cianjur,” ujar Deni.
Ia mengatakan, FK PKBM Kabupaten Cianjur sebagai organisasi mitra pemerintah terus menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, terutama dalam bidang Pendidikan Luar Sekolah.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan lembaga, kualitas pembelajaran, hingga tertib administrasi dan pelaporan kegiatan.
Deni menambahkan, pembinaan rutin yang dilakukan oleh penilik di tingkat kecamatan maupun Disdikpora Cianjur menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan pendidikan di PKBM.
“Pembinaan tidak hanya dilakukan pada aspek pembelajaran, tetapi juga dalam penyusunan laporan kegiatan agar lebih tertib dan akuntabel,” katanya.
Ia optimistis, pembinaan berkelanjutan dari Disdikpora Cianjur serta masukan dari pemerintah daerah akan mendorong kualitas PKBM di Cianjur semakin baik.
“Harapannya, PKBM dapat terus menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi ruang pendidikan yang benar-benar memberi kesempatan bagi siapa pun untuk belajar,” ujar Deni. (**)



Tinggalkan Balasan