Pengurus FK PKBM Cianjur Jenguk Pk Ade Saefulloh, Mengenang Jejak Panjang Pengabdian di Dunia Pendidikan Non Formal

|

26 Views

CIANJUR – Jajaran Pengurus Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Cianjur menjenguk Dewan Penasihat FK PKBM, Ade Saefulloh, yang saat ini tengah menjalani pemulihan kesehatan di kediamannya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus penghormatan atas pengabdian panjang Ade Saefulloh dalam memajukan pendidikan nonformal di Kabupaten Cianjur.

Ade Saefulloh dikenal sebagai salah seorang perintis sekaligus pengelola PKBM Ciimbangsari yang berlokasi di Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Selama hampir 25 tahun, ia mengabdikan diri membangun akses pendidikan bagi masyarakat yang belum memperoleh kesempatan belajar melalui jalur formal.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ade Saefulloh harus berjuang melawan penyakit jantung. Ia telah menjalani tindakan pemasangan ring jantung sebanyak dua kali dan hingga kini masih menjalani pengobatan serta kontrol rutin setiap bulan di rumah sakit.

Meski kondisi kesehatannya menurun, semangat dan dedikasi Ade Saefulloh terhadap dunia pendidikan tetap menjadi inspirasi bagi para pengelola PKBM di Cianjur.

Selama memimpin PKBM Ciimbangsari, ia konsisten membuka kesempatan belajar bagi masyarakat dari berbagai kalangan, sehingga banyak warga belajar yang berhasil menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan taraf hidup mereka.

Hasil pengabdian tersebut terlihat dari banyaknya lulusan PKBM Ciimbangsari yang kini telah berkiprah di berbagai bidang. Sebagian di antaranya menjadi aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, karyawan perusahaan, hingga meniti karier di berbagai sektor lainnya.

Keberhasilan para alumni menjadi bukti nyata kontribusi pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Ketua FK PKBM Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik beserta jajaran pengurus menyampaikan  sosok Ade Saefulloh merupakan figur yang telah memberikan fondasi kuat bagi perkembangan PKBM di Cianjur.

Ketekunan, keikhlasan, dan komitmennya dalam memperjuangkan hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan menjadi teladan bagi generasi penerus pengelola PKBM.

“Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk penghargaan kami kepada seorang tokoh yang telah mengabdikan hampir seperempat abad hidupnya untuk dunia pendidikan. Kami berharap beliau segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” ujarnya.

Melalui kunjungan tersebut, FK PKBM Kabupaten Cianjur juga mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling menguatkan.

Pengabdian yang telah ditorehkan Ade Saefulloh diharapkan menjadi inspirasi bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di bidang pendidikan, serta membuka masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. (**)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *