CIANJUR – Panitia Gema Tunas atau kegiatan Pramuka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tingkat Provinsi Jawa Barat resmi dilantik oleh Ketua DPW Forum Komunikasi PKBM Jawa Barat, Heru Soleh M.Pd .
Selanjutnya dikukuhkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin S,Ag, M.Si, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Selasa 21 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar pengelola PKBM di Jawa Barat, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal di tengah masyarakat.
Ketua DPW FK PKBM Jawa Barat, Heru Soleh M.Pd menerangkan, keberadaan panitia Gema Tunas PKBM diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program strategis, khususnya dalam kegiatan Gema Tunas nanti.
“Gema Tunas PKBM harus menjadi ruang kolaborasi dan inovasi, bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, S.Ag, M.Si dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepanitiaan tersebut.
Ia berharap, panitia Gema Tunas harus segera bekerja dengan sungguh-sungguh agar pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan lancar.
“PKBM merupakan ujung tombak pendidikan nonformal. Dengan adanya Gema Tunas ini, diharapkan muncul semangat baru dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata Ruhli.
Sementara itu, Ketua FK PKBM Cianjur Deni Abdul Kholik S.Pd.I , M.AP menerangkan, Gema Tunas SKB dan PKBM kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM) Jawab Barat.
Kegiatan ini bertujuan mengembangkan minat, bakat, serta karakter warga belajar pendidikan nonformal agar memiliki kompetensi yang setara dengan pendidikan formal.
Tujuan kegiatan ini untuk pembentukan karakter, mengimplementasikan nilai Dasa Dharma Pramuka sebagai bekal hidup warga belajar.
Peningkatan Kualitas SDM yaitau mencetak generasi yang cerdas, berkualitas, inovatif, dan mandiri menyongsong Indonesia Emas 2045 dan Sinergi Kelembagaan yaitu mempererat silaturahmi antar pengelola PKBM dan SKB dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.
Sedangkan untuk tema dan tigeline yaitu Tema: ” Semangat Panca Waluya menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru dan Tagline: “SKB Bermartabat, PKBM Berkarya, Jabar Istimewa dan Cianjur Era Baru”.
Deni menerangkan, untuk waktu pelaksanaan Gema Tunas berdasarkan hasil kesepakatan panitia akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Jum’at – Sabtu 2026 (berlangsung selama 3 hari 2 malam) bulan September yang akan datang berlokasi di Cipanas Cianjur dengan peserta Warga belajar pendidikan kesetaraan (Paket C) usia 15–21 tahun.
Adapun jenis lomba dan materi kegiatan di antaranya Kategori Teknik Kepramukaan (Tekpram): Lomba Semaphore & Morse, lomba Pionering (Pembuatan Gapura/Menara Pandang).
Kemudian Kategori Keterampilan & ketangkasan (Life Skills/Dexterity), Lomba Panahan, lempar pisau, lomba Masak Tradisional/Rimba kemudian Kategori Seni Budaya, Pentas Seni & Tari Tradisional (seperti Tari Mojang), Lomba Yel-yel & deville Kontingen.
“ Gema Tunas V SKB & PKBM Jawa Barat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran vital dalam mencetak pemimpin bangsa di masa depan,” paparnya.
Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri oleh para pengelola PKBM dari berbagai daerah di Jawa Barat, tokoh pendidikan, serta undangan lainnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan launching maskot Gema Tunas SKB dan PKBM sebagai bentuk harapan atas kelancaran dan keberhasilan program-program yang akan dijalankan ke depan.
Dengan terbentuknya panitia Gema Tunas PKBM tingkat provinsi, diharapkan lahir berbagai inovasi dan langkah konkret dalam memperkuat peran pendidikan nonformal sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. (**)



Tinggalkan Balasan