CIANJUR — Persiapan pelaksanaan Gema Tunas PKBM V Tingkat Provinsi Jawa Barat terus dimatangkan, panitia penyelenggara bersama sejumlah pemangku kepentingan. Dari mulai Kabid Paud Dikmas, Kasi Dikmas, perwakilan dari IPI, Pengurus FK PKBM, dan panitia Gema Tunas menggelar rapat koordinasi di halaman PKBM Al Hijrah, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, pada hari Kamis 11 Juni 2026. Rapat sebagai langkah memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan substansi acara dibahas secara mendalam, mulai dari konsep pembukaan, kesiapan peserta lomba, dukungan pendanaan, hingga strategi membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.

Ketua Panitia Gema Tunas PKBM dan SKB ke V tingkat Jawa Barat, H Budi Mulyadi menyampaikan, konsep seremoni pembukaan akan mengangkat kekayaan budaya khas Cianjur melalui tiga unsur utama, yakni Ngaos, Mamaos, dan Maenpo.

“Ketiga unsur budaya tersebut dinilai mampu merepresentasikan identitas daerah sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal kepada peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat,” katanya

H Budi menerangkan, sebagai bagian dari kemeriahan pembukaan, panitia juga merancang penampilan Maenpo kolosal yang akan menjadi salah satu daya tarik utama acara. Perancangan konsep dan teknis pertunjukan tersebut dipercayakan kepada Kang Wandi dari PKBM Al-Hijrah bersama tim kreatifnya.

“ Selain mempersiapkan aspek budaya, panitia juga menjadwalkan audiensi dengan Bupati Cianjur pada pekan depan,” teranya.

Pertemuan tersebut, kata H Budi, akan melibatkan perwakilan panitia dan unsur Dinas Pendidikan sebagai upaya memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan yang akan menghadirkan peserta PKBM dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, panitia menilai konsolidasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan berbagai pihak untuk dimaksimalkan sejak dini.

“ Berbagai materi presentasi dan dokumen pendukung tengah disiapkan sebagai bahan pemaparan dalam pertemuan dengan para pemangku kebijakan tersebut,” paparnya.

Sementara itu, pada 18 Juni 2026 mendatang akan digelar pertemuan lanjutan yang secara khusus membahas kesiapan masing-masing koordinator lomba. Pertemuan tersebut juga akan menjadi forum evaluasi perkembangan persiapan yang telah berjalan selama beberapa pekan terakhir.

Dari sisi pendanaan, panitia mulai melakukan penjajakan kepada sejumlah calon mitra dan sponsor. Penggalian dana akan difokuskan kepada beberapa pihak, antara lain perusahaan penyedia kebutuhan lembaga pendidikan, serta sejumlah perusahaan swasta yang halal dan tidak mengikat.

Panitia juga membuka ruang bagi seluruh anggota yang memiliki jaringan calon donatur untuk berkoordinasi melalui bidang usaha.

Sementara itu, untuk kesiapan peserta lomba menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Kabupaten Cianjur direncanakan mengirimkan empat tim untuk cabang perlombaan utama, terdiri atas dua tim putra dan dua tim putri.
“Seluruh peserta diharapkan dapat memaksimalkan latihan dan pembinaan guna meraih hasil terbaik pada ajang tingkat provinsi tersebut,” paparnya.
Di bidang pendukung, panitia konsumsi telah menyusun rancangan kebutuhan makanan dan minuman untuk seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan pra-acara, pelaksanaan pada hari H, hingga kegiatan pasca-acara. Perencanaan tersebut masih akan disesuaikan dengan jumlah peserta dan tamu yang dipastikan hadir.
Sementara itu, bidang registrasi ditugaskan untuk segera menyiapkan sistem pendaftaran berbasis daring melalui tautan khusus. Fasilitas tersebut akan digunakan oleh peserta maupun tamu undangan lokal yang akan hadir untuk memeriahkan pembukaan Gema Tunas PKBM V Jawa Barat.
Setiap koordinator bidang juga diminta menyusun program kerja beserta Rencana Anggaran Biaya (RAB) masing-masing sebagai dasar penyusunan kebutuhan kegiatan secara keseluruhan.
Adapun bagi panitia yang telah mengeluarkan dana talangan untuk kebutuhan persiapan, diminta mendokumentasikan seluruh pengeluaran sebagai bahan pertanggungjawaban setelah dana kegiatan masuk ke kas bendahara.
Panitia juga mengingatkan seluruh anggota untuk aktif memantau informasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan melalui Google Drive yang telah disediakan dalam grup koordinasi.
Melalui serangkaian persiapan tersebut, panitia optimis Gema Tunas PKBM V Tingkat Jawa Barat tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi warga pendidikan nonformal, tetapi juga momentum untuk menampilkan kekuatan budaya lokal serta kontribusi PKBM dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. (**)



Tinggalkan Balasan