Banyak Lulusan PKBM Dharma Bangsa  yang Bekerja dan Berwirausaha: Menjadi Kebanggaan yang Sesungguhnya

|

54 Views

Oleh : Agus Sugianto S.Ip (Kepala PKBM Dharma Bangsa)

Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi kami selain melihat lulusan PKBM Dharma Bangsa di Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur berdiri tegak dengan kehidupannya yang baru.

Dulu, banyak dari mereka datang dengan langkah ragu. Ada yang menganggur bertahun-tahun. Ada yang merasa dirinya “tertinggal”. Bahkan ada yang malu mengakui bahwa mereka kembali belajar di usia yang tidak lagi muda. PKBM menjadi tempat terakhir mereka mencoba.

Hari-hari pembelajaran hampir selalu terisi. Tutor-tutor hadir dengan kompak, saling menguatkan. Kami percaya, jika suasana belajar hangat dan penuh perhatian, semangat warga belajar pun akan tumbuh. Dan benar, perlahan mereka berubah.

Yang awalnya sering absen, mulai rajin datang.
Yang awalnya diam dan tidak percaya diri, mulai berani berbicara.
Yang awalnya merasa tidak punya kemampuan, mulai menemukan bakatnya.

Namun kebanggaan yang sesungguhnya bukan saat mereka menerima ijazah. Bukan pula saat acara kelulusan berlangsung dengan tepuk tangan meriah.

Kebanggaan itu hadir beberapa bulan setelahnya.

Ketika satu per satu kabar baik datang.

Ada lulusan yang dulu menganggur, kini bekerja di bengkel dan menjadi tulang punggung keluarga.
Ada yang diterima bekerja di toko dan dipercaya mengelola administrasi.
Ada ibu muda yang membuka usaha katering kecil-kecilan dari rumah, bermula dari pelatihan sederhana di kelas keterampilan.
Ada juga yang memulai usaha jahit, lalu perlahan menerima pesanan dari tetangga hingga luar desa.

Suatu hari, seorang alumni datang membawa undangan pembukaan usaha kecilnya. Dengan mata berkaca-kaca ia berkata,
“PKBM ini yang membuat saya berani memulai.”

Kalimat itu membuat kami terdiam haru.

Bagi masyarakat, mungkin ini terlihat sederhana—sekadar bekerja, sekadar usaha kecil. Tetapi bagi kami, itu adalah bukti bahwa pendidikan benar-benar mengubah kehidupan. Bahwa kesempatan kedua bisa melahirkan masa depan yang berbeda.

Kini setiap kali melihat lulusan kami bekerja, berwirausaha, membantu orang tua, bahkan membuka lapangan pekerjaan kecil untuk orang lain, hati terasa penuh. PKBM yang dulu diragukan, kini menjadi tempat yang dibanggakan.

Lulusan yang bekerja dan berwirausaha bukan hanya angka statistik keberhasilan. Mereka adalah cerita tentang perjuangan, tentang tutor yang kompak membimbing tanpa lelah, tentang kelas-kelas yang hampir setiap hari menyala dengan semangat, dan tentang masyarakat yang akhirnya percaya bahwa harapan itu nyata.

Dan di situlah letak kebanggaan yang sesungguhnya—
bukan pada gedungnya, bukan pada fasilitasnya,
melainkan pada perubahan hidup yang lahir dari ketulusan dan kebersamaan (**). Penulis juga Ketua Korwil Wilayah 4 (Mande, Karangtengah, Cikalongkulon), FK PKBM. 

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *