PKBM Dzakiyyun Kembangkan Wirausaha Berbasis Pertanian dan Perikanan

|

6 Views
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dzakiyyun yang berlokasi di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, terus mengembangkan pendidikan berbasis keterampilan dan kewirausahaan sebagai bekal bagi warga belajar dalam menghadapi dunia kerja maupun usaha mandiri.

CIANJUR – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dzakiyyun yang berlokasi di Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, terus mengembangkan pendidikan berbasis keterampilan dan kewirausahaan sebagai bekal bagi warga belajar dalam menghadapi dunia kerja maupun usaha mandiri.

Di bawah kepemimpinan Wisnu Ibnu Kusuma Wardana, S.H., PKBM Dzakiyyun tidak hanya fokus pada layanan pendidikan kesetaraan, tetapi juga mendorong pengembangan kompetensi vokasional yang memanfaatkan potensi lokal di bidang pertanian dan perikanan.

Salah satu program unggulan yang dikembangkan adalah pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi. Melalui kegiatan keterampilan tersebut, warga belajar diberikan pelatihan mengolah singkong menjadi berbagai produk pangan, salah satunya roti berbahan dasar singkong yang memiliki nilai jual dan potensi pasar yang baik.

Selain sektor pertanian, PKBM Dzakiyyun juga mengembangkan keterampilan pengolahan hasil perikanan. Beragam produk olahan berhasil diproduksi, di antaranya abon lele, ikan fillet, serta berbagai produk ikan siap saji yang dapat dipasarkan kepada masyarakat. Program ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus wadah untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan warga belajar.

Kepala PKBM Dzakiyyun, Wisnu Ibnu Kusuma Wardana, S.H., mengatakan bahwa pendidikan kesetaraan saat ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian ijazah, tetapi juga harus mampu memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin warga belajar memiliki kemampuan yang relevan dengan potensi daerahnya. Melalui pengolahan hasil pertanian dan perikanan, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman berwirausaha yang diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan sumber daya lokal menjadi salah satu strategi dalam membangun kemandirian warga belajar sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan.

Melalui program kewirausahaan berbasis pertanian dan perikanan tersebut, PKBM Dzakiyyun berharap mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan produktif yang dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan di lingkungan sekitar.

Dengan semangat inovasi dan pemberdayaan masyarakat, PKBM Dzakiyyun terus membuktikan bahwa pendidikan nonformal dapat menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *