PKBM dan SKB Sambut Positif Monev Disdikpora, Dorong Pembinaan Berkelanjutan Untuk Memperkuat Kualitas Pendidikan Nonformal

|

20 Views

CIANJUR — Kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) serta pembinaan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur kepada para kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) mendapat sambutan positif dari para pengelola pendidikan nonformal.

Kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat penting bagi kepala PKBM dan SKB untuk mengetahui sekaligus mengevaluasi pengelolaan lembaga, mulai dari administrasi, pertanggungjawaban keuangan, hingga pelaksanaan proses pembelajaran.

Kepala PKBM dan SKB mengaku senang dengan adanya kegiatan monev dan pembinaan tersebut. Selain menjadi ruang evaluasi, kegiatan ini juga memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai tata kelola lembaga pendidikan nonformal yang sesuai dengan ketentuan.

“Dengan adanya monev dan pembinaan ini, kami mendapatkan banyak pengetahuan mengenai bagaimana pengelolaan PKBM yang baik. Mulai dari SPJ, administrasi, proses pembelajaran dan berbagai hal lainnya,” kata Kepala PKBM Darma Bangsa, Agus Sugianto.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya penting sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi pengelola agar dapat memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada warga belajar.

Para kepala PKBM dan SKB berharap kegiatan monev dan pembinaan tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Mereka mendorong adanya tindak lanjut secara berkala sehingga setiap persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera mendapatkan solusi.

“Kami berharap ada tindak lanjut dari kegiatan ini. Jangan hanya sekali, tetapi dapat terus berlanjut sehingga PKBM dan SKB bisa semakin baik dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” tambah Kepala PKBM Bahtra Al Fath, Uus Supiandi.

Menurut Uus, monev dan pembinaan juga dipandang penting untuk menyamakan pemahaman antara pemerintah daerah dengan satuan pendidikan nonformal mengenai pengelolaan lembaga, administrasi, pembelajaran, serta berbagai aspek lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan kesetaraan.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pengelola PKBM dan SKB diharapkan semakin tertib dalam menjalankan tata kelola lembaga sekaligus mampu meningkatkan mutu pembelajaran bagi warga belajar.

Kegiatan tersebut pada akhirnya diharapkan turut mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

PKBM dan SKB memiliki peran strategis dalam memberikan kesempatan pendidikan bagi masyarakat yang belum memperoleh layanan pendidikan formal, termasuk warga belajar yang membutuhkan jalur pendidikan kesetaraan.

“ Karena itu, peningkatan kualitas pengelolaan dan pembelajaran di PKBM serta SKB dinilai menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor pendidikan di Kabupaten Cianjur,” tutur Kepala PKBM Zakiyun, Wisnu.

Para pengelola berharap sinergi antara Disdikpora dengan PKBM dan SKB terus diperkuat melalui pembinaan, pendampingan dan evaluasi secara berkala.

Dengan demikian, setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti dan seluruh satuan pendidikan nonformal dapat terus berkembang memberikan layanan pendidikan yang semakin baik bagi masyarakat Cianjur. (**)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *