Estafet Gema Tunas Berlanjut, Garut Jadi Tuan Rumah Jawa Barat 2027

|

5 Views
Poto : Penyerahan bendera gema tunas dari ketua dpw fk pkbm jabar heru soleh kepada ketua dpd fk pkbm Garut, Uleh Abdullah disaksikan Ketua DPD FK PKBM Cianjur Deni Abdul Kholik dan Kadisdik Cianjur Ruhli Solehudin

CIANJUR- Kabupaten Garut dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Gema Tunas PKBM dan SKB Tingkat Jawa Barat Tahun 2027 mendatang.
Penetapan tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan kegiatan yang mempertemukan warga belajar, pendidik, dan pengelola pendidikan nonformal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Penetapan Garut sebagai tuan rumah disambut positif oleh jajaran Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Jawa Barat. Kegiatan Gema Tunas dinilai bukan sekadar agenda perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi warga belajar untuk mengembangkan karakter, kreativitas, kemandirian, kepemimpinan, dan semangat kebersamaan.
Ketua DPW FK PKBM Jawa Barat, Heru Soleh mengatakan, kepercayaan kepada Kabupaten Garut merupakan amanah yang harus dipersiapkan bersama.

“Gema Tunas bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini memberikan ruang kepada warga belajar PKBM dan SKB untuk berkembang, berinteraksi, berprestasi, dan membangun karakter,” ujar Heru.
Menurut dia, penyelenggaraan Gema Tunas dari tahun ke tahun diharapkan dapat semakin memperkuat keberadaan pendidikan nonformal di Jawa Barat.

Heru juga mengajak seluruh DPD FK PKBM kabupaten dan kota untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini. Kolaborasi antara FK PKBM, PKBM, SKB, pemerintah daerah, serta berbagai pihak dinilai penting agar penyelenggaraan Gema Tunas 2027 dapat berlangsung dengan baik.
“Garut tentu tidak bekerja sendiri. Kita ingin seluruh kabupaten dan kota ikut memberikan dukungan. Semangatnya adalah kebersamaan dan memberikan pengalaman terbaik bagi warga belajar,” katanya.

Cianjur Siap Dukung
Sementara itu, Ketua DPD FK PKBM Kabupaten Cianjur , Deni Abdul Kholik menyampaikan apresiasi atas ditetapkannya Kabupaten Garut sebagai tuan rumah Gema Tunas Jawa Barat 2027.
Deni mengatakan, pengalaman Kabupaten Cianjur menjadi tuan rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jawa Barat 2026 menjadi pelajaran penting bagi daerah berikutnya.
“Kami dari Cianjur tentu memberikan dukungan penuh kepada Kabupaten Garut. Setelah Cianjur menjadi tuan rumah, estafet ini sekarang berlanjut ke Garut. Kami siap berbagi pengalaman dan mendukung agar Gema Tunas 2027 dapat berjalan sukses,” ujar Deni.
Menurut Deni, Gema Tunas memiliki arti penting bagi warga belajar pendidikan nonformal. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman mengikuti berbagai kegiatan, tetapi juga belajar mengenai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, dan keberanian untuk tampil.
“Yang kita bangun bukan hanya prestasi, tetapi karakter. Warga belajar PKBM dan SKB harus memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan potensi dan kemampuannya,” katanya.

Ia berharap Gema Tunas 2027 di Garut dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarlembaga PKBM dan SKB se-Jawa Barat.
Estafet Pendidikan Nonformal
Gema Tunas menjadi salah satu ruang pertemuan warga belajar pendidikan nonformal dari berbagai daerah di Jawa Barat. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, sekaligus menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki.
Penunjukan Garut sebagai tuan rumah juga menjadi bagian dari semangat estafet penyelenggaraan Gema Tunas di Jawa Barat.
Setelah suksesnya pelaksanaan Gema Tunas V di Kabupaten Cianjur pada 18–20 September 2026, perhatian kini beralih kepada persiapan pelaksanaan tahun berikutnya di Kabupaten Garut.

Bagi FK PKBM Jawa Barat, keberlanjutan kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan.
Gema Tunas diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata bagi warga belajar sekaligus memperkuat eksistensi pendidikan nonformal di Jawa Barat. (**)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *