CIANJUR- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Karya Bunda terus menunjukkan kontribusinya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui program pendidikan kesetaraan.
Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, lembaga pendidikan nonformal yang berlokasi di Kampung Walagar RT 03 RW 05, Desa Sukabungah, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ini telah meluluskan sebanyak 64 warga belajar dari Program Paket B dan Paket C.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2025 PKBM Karya Bunda meluluskan 34 peserta didik, terdiri dari enam warga belajar Program Paket B dan 28 warga belajar Program Paket C. Sementara pada tahun 2026, jumlah lulusan mencapai 30 orang, dengan rincian tiga lulusan Paket B dan 27 lulusan Paket C.

Kepala PKBM Karya Bunda, E. Juanda, S.Pd.I atau biasa disebut Asju, mengatakan pendidikan kesetaraan menjadi solusi bagi masyarakat yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal. Melalui layanan yang fleksibel, warga belajar tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal.
“PKBM hadir untuk memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat agar dapat melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kualitas hidupnya. Setiap lulusan merupakan bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia maupun kondisi,” ujarnya.
PKBM Karya Bunda berada di bawah naungan yayasan yang dipimpin oleh H. Iwan Pupu Haeri. Selama ini, lembaga tersebut aktif memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Desa Sukabungah dan wilayah sekitarnya.
Keberhasilan meluluskan puluhan warga belajar setiap tahun menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cianjur.

Pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan PKBM dinilai memiliki peran strategis dalam menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat.
“ Dengan capaian 64 lulusan dalam dua tahun terakhir, PKBM Karya Bunda Campaka diharapkan terus menjadi mitra pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.(**)



Tinggalkan Balasan