Kemendikdasmen Resmi Rilis Dapodik Versi 2027, Hadirkan Sejumlah Fitur Baru untuk Pemutakhiran Data Pendidikan

|

16 Views

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal resmi merilis Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Versi 2027.

Aplikasi terbaru ini disiapkan untuk mendukung proses pemutakhiran data Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Peluncuran Dapodik Versi 2027 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola data pendidikan yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar perencanaan serta pengambilan kebijakan pendidikan nasional.

Pada versi terbaru ini, Kemendikdasmen menghadirkan sejumlah pembaruan yang menyesuaikan kebutuhan satuan pendidikan di berbagai jenjang.

Salah satu perubahan penting adalah penambahan Rombongan Belajar Keaksaraan bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Fitur ini diharapkan dapat mendukung pendataan program keaksaraan secara lebih terstruktur.

Selain itu, Dapodik Versi 2027 juga menambahkan Rombongan Belajar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk SMA, Rombongan Belajar Kebekerjaan Luar Negeri bagi SMK, serta Rombongan Belajar Kelas Rangkap untuk jenjang Sekolah Dasar.

Tidak hanya pada aspek rombongan belajar, penyempurnaan juga dilakukan pada formulir pendataan. Kemendikdasmen menambahkan informasi Status Hidup Ayah dan Status Hidup Ibu pada data peserta didik guna memperkuat validitas dan kelengkapan informasi yang dibutuhkan dalam berbagai program pendidikan.

Pembaruan lainnya mencakup penyempurnaan formulir penginputan jenis alat, pembaruan informasi implementasi kurikulum pada halaman beranda, serta peningkatan mekanisme validasi lokal agar proses entri data menjadi lebih akurat dan minim kesalahan.

Dalam versi ini, Kemendikdasmen juga menonaktifkan seluruh fitur penginputan Program Indonesia Pintar (PIP) pada aplikasi Dapodik sebagai bagian dari penyesuaian mekanisme pengelolaan data program bantuan pendidikan.

Kemendikdasmen mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk segera mengunduh dan memasang Dapodik Versi 2027, mempelajari setiap perubahan yang tersedia, serta melakukan pemutakhiran data secara lengkap, benar, dan tepat waktu.

Pemerintah juga mengingatkan agar aplikasi dan file prefill hanya diunduh melalui laman resmi Dapodik guna menjamin keamanan data dan keaslian berkas yang digunakan.

Dengan hadirnya Dapodik Versi 2027, pemerintah berharap kualitas data pendidikan nasional semakin meningkat sehingga mampu mendukung perencanaan, evaluasi, dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran demi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.Salam Satu Data. (**)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *