CIANJUR- Suasana haru bercampur kebanggaan menyelimuti kegiatan pelepasan warga belajar PKBM Laskar Pena yang digelar di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Minggu 5 Juli 2026.
Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan bagi ratusan warga belajar yang berhasil menuntaskan program pendidikan kesetaraan.
Acara dihadiri anggota DPRD Kabupaten Cianjur Lukman Hakim, Kepala Desa, Penilik Pendidikan Nonformal, Kanit Reskrim Kecamatan Campaka, para guru, orang tua, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat.
Kegiatan diawali dengan penampilan seni dan kreativitas warga belajar yang menampilkan berbagai pertunjukan sebagai wujud apresiasi atas proses pembelajaran yang telah mereka jalani.
Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan menambah semarak suasana perpisahan.
Penilik Kecamatan Campaka, Bapak Agan memberikan apresiasi terhadap kiprah PKBM Laskar Pena yang dinilai konsisten menghadirkan layanan pendidikan bagi masyarakat yang belum memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan melalui jalur formal.
“Saya sebagai pembina teknis Disdikpora di kecamatan sangat apresiasi dengan adanya PKBM Laskar Pena bisa memberikan layanan Pendidikan di Campaka,” paparnya.

Ketua Yayasan Laskar Pena, Harizal, menyampaikan pendidikan kesetaraan bukan sekadar memberikan ijazah, melainkan membuka kesempatan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup, melanjutkan pendidikan, maupun mengembangkan karier.
“Setiap lulusan memiliki cerita perjuangan yang berbeda. Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, memasuki dunia kerja, maupun berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala PKBM Laskar Pena, Rida Hardiyani, mengungkapkan rasa syukur atas capaian warga belajar yang berhasil menyelesaikan pendidikan pada tahun ajaran 2025–2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama antara tenaga pendidik, orang tua, pemerintah, dan seluruh pihak yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan nonformal.
“ Pada tahun ini, PKBM Laskar Pena meluluskan sebanyak 157 warga belajar, terdiri atas lulusan Program Paket A, 42 lulusan Program Paket B, dan 109 lulusan Program Paket C,” paparnya.
Jumlah tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan pendidikan kesetaraan sebagai alternatif untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, paparnya, aparat keamanan, dan legislatif dalam acara tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap keberadaan PKBM sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Kabupaten Cianjur.
“ Melalui pelepasan ini, PKBM Laskar Pena berharap para lulusan tidak berhenti belajar, tetapi terus mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan karakter sehingga mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” imbuhnya.(**)



Tinggalkan Balasan