Gema Tunas V Jawa Barat Disiapkan Lebih dari Sekadar Ajang Lomba, Bupati Cianjur Dorong PKBM Tampilkan Kisah Sukses Pendidikan Kesetaraan

|

111 Views

CIANJUR — Pelaksanaan Gema Tunas V PKBM dan SKB Jawa Barat di Kabupaten Cianjur diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan nonformal.

Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi antarpeserta didik, tetapi juga sebagai ruang untuk menunjukkan dampak nyata pendidikan kesetaraan dalam mengubah kehidupan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Cianjur,  Mohammad Wahyu Ferdian saat menerima audiensi panitia Gema Tunas V Jawa Barat di ruangan kerja bupati Selasa 30 Juni 2026.

Dalam pertemuan itu, Bupati menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan yang akan mempertemukan ribuan warga belajar PKBM dan SKB dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Cianjur akan  menerbitkan surat rekomendasi untuk membantu panitia untuk membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Panitia juga menyampaikan harapan agar Bupati dapat memfasilitasi kehadiran Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk membuka secara resmi Gema Tunas V Jawa Barat.

Kehadiran tokoh Jawa Barat tersebut diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus meningkatkan gaung kegiatan pendidikan nonformal di tingkat provinsi.

Dalam arahannya, Bupati menilai Gema Tunas merupakan kesempatan besar untuk memperkenalkan keberhasilan PKBM kepada masyarakat luas.

Menurutnya, pencapaian pendidikan kesetaraan perlu ditampilkan melalui cerita-cerita nyata yang mampu menyentuh publik.

Karena itu, panitia diminta menyiapkan video yang mengangkat kisah sukses para alumni PKBM, baik lulusan baru maupun lulusan lama.

“ Video tersebut diharapkan menampilkan perjalanan peserta didik yang berhasil melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan, maupun meningkatkan taraf hidup setelah belajar di PKBM,” paparnya.

Tidak hanya melalui tayangan video, Bupati juga mengusulkan agar alumni yang telah bekerja di dunia usaha dan dunia industri dihadirkan langsung di lokasi kegiatan.

Kehadiran mereka, bersama perwakilan perusahaan yang mempekerjakannya, diyakini akan memberikan motivasi kepada peserta didik sekaligus membuktikan bahwa lulusan PKBM memiliki kompetensi yang mampu bersaing di dunia kerja.

Bupati juga menginginkan agar peserta Gema Tunas berasal dari berbagai kelompok warga belajar, tidak hanya peserta didik usia wajib belajar, tetapi juga warga belajar usia Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menunjukkan semangat tinggi dalam menempuh pendidikan.

Menurutnya, keberagaman peserta akan memperlihatkan bahwa pendidikan kesetaraan terbuka bagi siapa saja yang ingin terus belajar.

Lebih jauh, Bupati mengingatkan  keberhasilan Gema Tunas tidak boleh diukur hanya dari jumlah perlombaan maupun kemeriahan acara.

“ Yang lebih penting adalah dampak setelah kegiatan berakhir, terutama dalam meningkatkan minat masyarakat mengikuti pendidikan di PKBM,” paparnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia diminta membuka stan penerimaan peserta didik baru selama kegiatan berlangsung.

“ Ribuan peserta, tamu undangan, dan masyarakat yang hadir diharapkan dapat mengenal lebih dekat layanan pendidikan kesetaraan, sehingga semakin banyak anak putus sekolah maupun warga yang belum menyelesaikan pendidikan kembali melanjutkan belajar di PKBM,” tegasnya.

Promosi kegiatan juga diharapkan dikemas secara kreatif melalui pembuatan video jingle yang menampilkan berbagai aktivitas unggulan PKBM di Jawa Barat.

Dokumentasi kegiatan yang melibatkan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bidang, penilik, maupun unsur pemerintah lainnya juga dinilai penting sebagai bagian dari publikasi yang memperkuat citra pendidikan nonformal.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Cianjur didorong tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi melalui kontingen yang berpartisipasi.

Bupati berharap peserta asal Cianjur dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih gelar juara umum.

Di sisi lain, Bupati menerangkan, seluruh panitia diminta menjaga kekompakan, memperkuat koordinasi, dan mempercepat seluruh tahapan persiapan.

“ Dengan jumlah PKBM yang cukup banyak di Kabupaten Cianjur, pelaksanaan Gema Tunas diharapkan mampu menjadi etalase keberhasilan pendidikan kesetaraan di daerah,” tegasnya

Perhatian juga diberikan pada aspek teknis penyelenggaraan. Panitia diminta memastikan ketersediaan air bersih, pasokan listrik, kualitas tata suara, serta dekorasi arena kegiatan sehingga mampu melayani sekitar 3.000 peserta dengan baik dan memberikan kesan positif bagi seluruh tamu dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Bupati turut mendorong agar masyarakat sekitar, khususnya anak tidak sekolah (ATS), diundang menghadiri pembukaan Gema Tunas. Melalui kegiatan tersebut, mereka dapat melihat secara langsung berbagai aktivitas pembelajaran di PKBM sehingga tumbuh motivasi untuk kembali mengenyam pendidikan.

Selain kisah sukses alumni, panitia juga diminta mendokumentasikan cerita keluarga warga belajar yang memilih PKBM karena keterbatasan ekonomi.

Dokumentasi tersebut diharapkan mampu memperlihatkan peran nyata PKBM dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi mereka yang masih ragu untuk kembali bersekolah.

Menutup audiensi, Bupati meminta seluruh panitia segera menindaklanjuti setiap arahan yang telah disampaikan.

Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, seluruh pihak diharapkan bekerja secara terpadu agar Gema Tunas V Jawa Barat tidak hanya berlangsung sukses sebagai sebuah kegiatan, tetapi juga meninggalkan warisan positif bagi pengembangan pendidikan nonformal di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Cianjur.

Sedangkan dalam kesempatan tersebut, di hadiri Kadisdikpora, Kabid Paud Dikmas, perwakilan pengurus IPI, Ketua Forum PKBM, Ketua Panitia Gema Tunas dan jajaran . Panitia juga menampilkan tayangan rencana kegiatan Gema Tunas yang berlokasi di Sarongge Pacet Cianjur pada bulan September mendatang (**)

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *