Disdikpora Paud Dikmas Perkuat Pembinaan Lembaga Pendidikan Nonformal di Wilayah Selatan Cianjur

|

35 Views

CIANJUR — Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan nonformal terus diperkuat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bidang Paud dan Dikmas bersama Forum PKBM Kabupaten Cianjur pada hari Sabtu 23 Mei 2029 di Pkbm Al-Pin Sindangbarang Cianjur.

Kegiatan tersebut mencakup beberapa kecamatan di wilayah selatan Cianjur, di antaranya Kecamatan Cidaun, Cikadu, Naringgul, Sindangbarang, Leles, hingga Agrabinta.

Pembinaan dilakukan sebagai langkah penguatan tata kelola lembaga, peningkatan mutu layanan pendidikan, serta memperkuat peran PKBM dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Dalam kegiatan tersebut, para pengelola PKBM mendapatkan arahan terkait pengembangan program pendidikan kesetaraan, peningkatan administrasi kelembagaan, hingga strategi penanganan anak tidak sekolah (ATS) yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah.

Selain itu, pembinaan juga menjadi ruang diskusi antara pemerintah dan pengelola PKBM mengenai berbagai tantangan pendidikan masyarakat, terutama di daerah dengan kondisi geografis yang cukup jauh dan tersebar.

Kabid Paud Dikmas Disdikporan, Jajang Sutisna menerangkan, keberadaan PKBM memiliki posisi strategis dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang belum tersentuh pendidikan formal.

“  Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Forum PKBM dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan pendidikan nonformal agar terus berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Suasana pembinaan berlangsung interaktif dan penuh semangat kebersamaan. Para pengelola PKBM menyampaikan berbagai pengalaman lapangan, termasuk upaya mereka dalam menjaga keberlangsungan layanan pendidikan bagi warga belajar di wilayah pelosok.

Ketua Forum PKBM Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik berharap kegiatan pembinaan ini mampu memperkuat kapasitas lembaga sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh PKBM untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas.

“ Melalui pembinaan berkelanjutan, pendidikan nonformal di Kabupaten Cianjur diharapkan semakin berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor pendidikan masyarakat,” imbuhnya.(**)

 

Artikel Menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *